RSS

Laporan Kuliah Kerja Lapangan di Jakarta

27 Dec

Dalam kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Prodi. Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati Denpasar 2011, pada hari Rabu, 14 Desember 2011. Seluruh peserta mengadakan kunjungan ke Monumen Nasional (Monas).

Hasil pengamatan yang terkait dalam pembelajaran matematika pada Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Jakarta, tepatnya di Monumen Nasional (Monas) sebagai berikut :

Monas

Monumen Nasional atau sering disebut dengan Monas atau Tugu Monas  terletak di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. Monumen Nasional adalah salah satu dari monumen peringatan yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah Belanda. Tugu ini mulai dibangun Agustus 1959, tugu ini diarsiteki oleh Soedarsono dan Frederich Silaban dengan konsultan Ir. Rooseno, dan diresmikan 17 agustus 1961 oleh presiden RI Soekarno, Monas resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 juli 1975.

Monas dibangun di areal seluas 80 hektar. Tugu Monas ini berbentuk Lingga Yoni yang terbuat dari marmer, Lingga Yoni tersebut merupakan symbol dari kesuburan tanah air Indonesia, tugu ini menjulang setinggi 132 meter. Di puncak monumen nasional terdapat cawan yang menopang berbentuk nyala obor yang berdiameter 6 meter, tediri dari 77 bagian yang disatukan, terbuat dari perunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35 kg. Obor atau lidah api itu melambangkan semangat rakyat Indonesia yang tak pernah padam melawan penjajah dalam meraih kemerdekaan.

Pelataran puncak monas luasnya 11 x 11 meter, mampu memuat 50 orang. Untuk mencapai pelatasan puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Dari pelataran puncak Monas, pengunjung bisa melihat gedung – gedung di kota Jakarta.

Pelataran bawah  monas yang tingginya 17 meter diukur dari lantai dasar 8 meter dari lantai museum. Ukuran cawan 45 x 45 meter. Ini dimaksudkan sebagai catatan hari kemerekaan 17-8-45. Di bagian ini, pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah.

Dibawah landasan dasar Monas terdapat ruang museum sejarah perjuangan nasional dengan ukuran luas 80 x 80 meter, dapat menampung pengunjung sekitar 500 orang. Pada keempat sisi ruangan masing – masing terdapat 12 jendela peraga atau diorama yang mengabdikan peristiwa sejak zaman kehidupan nenek moyang bangsa Indonesia.

Dari uraian di atas pengamatan yang terkait dengan pembelajaran matematika adalah pengukuran Tugu Monas yang meliputi diameter, tinggi, luas, serta jumlah kapasitas pengunjung.

 
Leave a comment

Posted by on December 27, 2011 in Laporan KKL

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: